Picdeer logo Browse Instagram content with Picdeer

@rara_faris

Singa Manis 🇮🇩

rara_faris

اللهم صلى على سيدنا محمد 💞 من من من من من من منه 💗 💙 PECINTA SHOLAWAT ✨ BUKAN AKUN DAKWAH 🦁 al Faqiroh #singaapelcokelat . MINAT KAOS NU 85rb saja👉 DM

  • 2K Total Likes
  • 373 Tot. Comments
. Pahami dengan pikiran jernih. Resapi dengan hati yang bersih. . . TEMPATKAN KALIMAT TAUHID DI TEMPATNYA. . Warga NU melatih menempatkan KALIMAT TAUHID di 7 titik dalam tubuhnya. Bukan di topi, bendera atau spanduk yang bisa saja terbuang, tercecer, bahkan terinjak.  Tujuh titik dalam tubuh : 1.Lathifatul Qolbi (Jantung) 2.Lathifatur Ruh (Dua jari di bawah susu kanan) 3.Lathifatus Sirri (Dua jari di atas susu kiri) 4.Lathifatul Khofy (Dua jari di atas susu kanan) 5.Lathifatul Akhfa (Tengah dada) 6.Lathifatun Nafsi Natiqoh (Tengah kening) 7.Lathifatu Kullu Jasad (Seluruh anggota tubuh)  Bedanya adalah melatih menempatkan KALIMAT TAUHID di 7 titik dalam tubuh untuk TAQORUB ILALLOH dan menghilangkan semua nafsu AMAROH yg bersemayam di tubuh manusia. Dan berguru pada GURU yang sanad Dzikirnya tersambung dengan HADROTURROSUL.  Sebaliknya, bisa jadi yang menempatkan KALIMAT TAUHID di spanduk, bendera dan topi serta baju justru karena nafsu. . . Bukan begitu Pak Ekoooo? @bintang.songo.1926  ________________________________________________________________  #like4likes #viral #pengajian #ngaji #kyai #habib #nu #gusmuwafiq #gusdur #anwarzahid #kajian #maulid #habibriziq #pondok #pesantren #info #santri #muharram #felixsiauw #hti #khilafah #ustadzgoogleminggat #singaapelcokelat
- Di dunia ini jumlah ummat islam ada sekitar 1,8 miliar . Dari jumlah yang segitu banyaknya, mayoritas sepakat menolak hizbut tahrir. . Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: . سَأَلْتُ رَبِّيْ أَنْ لَا تَجْتَمِعَ أُمَّتِيْ عَلَى ضَلَالَةٍ فَأَعْطَانِيْهَا [رواه أحمد والطبراني وابن أبي خيثمة] . “Aku meminta kepada Tuhanku agar umatku tidak bersepakat dalam kesesatan. Maka Dia memberikannya”. (HR. Ahmad, Tabrani dan Ibnu Abi Khaitsamah) . . Dalam hadits marfu’ dari Ibnu Umar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: . أَنَّ اللهَ لَا يجمعُ هَذِهِ الأمة على ضَلَالَةٍ أبدًا، وإنَّ يَدَ الله مَعَ الْجَمَاعَةِ، فَاتَّبِعُوا السَّوَادَ الْأَعْظَمَ، فَإِنَّ مَنْ شَذَّ شَذَّ فِي النَّارِ [رواه أحمد وأبو نعيم والحاكم] . “Sesungguhnya Allah tidak akan mengumpulkan umat ini di atas kesesatan selamanya. Dan Sesungguhnya tangan Allah bersama jamaah. Maka ikutilah kelompok terbesar, karena barang siapa menyendiri, maka ia menyendiri di neraka”. (HR. Ahmad, Abu Nuaim dan Al-Hakim) . . Dari hadits ini jelas, bahwa mayoritas umat  Rasulullah sampai kapanpun tidak akan terjerumus dalam kesesatan. Oleh sebab itu, jika terjadi perselisihan pendapat, maka yang harus diikuti adalah pendapat dan apa yang menjadi keyakinan kelompok terbesar umat ini. . Menurut Syaikh Waliyuddin, ummat Muhammad tidak akan berkumpul dan bersepakat atas hukum dengan keyakinan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Mereka tidak akan menganggap hukum dari sebuah perkara adalah wajib, sunnah, makruh, atau haram kecuali sesuai dengan apa yang menjadi keputusan Allah. Jika mereka menghukumi suatu masalah dengan hukum haram misalnya, maka menurut Allah hukum masalah tersebut adalah haram. . Akhir kalam, ayoo,,, mau ikut
BANSER NU: PENJAGA SETIA NKRI YANG SELALU DISALAHKAN  Kalau ISIS menggunakan kalimat tauhid untuk menggorok leher saudara sesama muslim, mengebom masjid dan makam Nabi Yusuf, Para wali seperti Uwais Al-Qarni , Boleh? Diam? . Kalau HTI menggunakan kalimat tauhid untuk mengajak TNI dan POLRI mengambil alih dari kepemimpinan yang sah (memberontak) NKRI, Boleh? Diam saja? . Kalau HTI membuat buletin Al-Islam atau Kaffah (wajah baru Al-Islam) dengan bertuliskan Ayat-ayat alquran yang kemudian tercecer dan terinjak-injak di jalan, Boleh ? Diam saja? . Kalau Al-Qaeda menggunakan kalimat tauhid untuk meneror pemerintah yang sah di Aljazair, Pakistan, India, Bangladesh, Boleh ? Diam Saja?  Ketika Al-Nusra yang mengadopsi faham ISIS meledakkan makam Imam Nawawi, Boleh? Diam Saja? . Kemudian, ada Banser NU, mencoba mengamankan bendera yang bertuliskan kalimat Tauhid dari pihak2 yang tidak bertenggung jawab dengan cara membakarnya, TIDAK BOLEH? TERIAK ? HALAL DARAHNYA?  @alfarisi_hamzah (Sekretaris LBMNU Kota Bogor)  #banser #banserindonesia #bansernusantara #nu// #repost @ikhwanbogor via #repogram repost @ikhwanrembang #singaapelcokelat
Kalau geng Hizbut Tahrir(Syaiton) injak2 Setelah acara ga dibantah . . -  Karena itu, ulama Syafiiyah menghukumi makruh menulis kalimat Al-Quran, kalimat tauhid dan lainnya pada benda yang sekiranya sulit menjaga kemulian alimat-kalimat tersebut. Misalnya, menulis nama Allah pada bendera, undangan, baju, topi, dan lainnya. Bahkan ulama Malikiyah berpendapat haram karena akan menyebabkan kalimat-kalimat tersebut diremehkan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Kuwaitiyah berikut;  ذهب الشافعية وبعض الحنفية إلى كراهة نقش الحيطان بالقرآن مخافة السقوط تحت أقدام الناس ، ويرى المالكية حرمة نقش القرآن واسم الله تعالى على الحيطان لتأديته إلى الامتهان “Ulam Syafiiyah dan sebagian ulama Hanafiyah berpendapat terhadap kemakruhan mengukir (menulis) dinding dengan Al-Quran karena dikhawatirkan jatuh di bawah kaki manusia. Sedangkan ulama Malikiyah berpandangan bahwa haram menulis Al-Quran dan nama Allah di atas dinding karena akan menyebabkan nantinya disepelekan.” Apabila terlanjur ditulis pada benda tersebut, maka para ulama menyarankan dua tindakan untuk menjaga dan memuliakan kalimat-kalimat tersebut. Pertama, kalimat-kalimat tersebut dihapus dengan air atau lainnya. Kedua, benda tersebut dibakar dengan api.  Syaikh Zainuddin Al-Malibari mengatakan dalam kitabnya Fathul Mu’in, bahwa menghapus dengan air lebih utama dibanding membakarnya. Hal ini jika proses menghapus dengan air tersebut mudah dilakukan dan airnya tidak jatuh ke tanah. Namun jika sulit menghapusnya atau airnya jatuh ke tanah, maka membakarnya lebih utama.  Dalam kitab Tuhfatul Muhtaj disebutkan;  والغسل أولى منه أي إذا تيسر ولم يخش وقوع الغسالة على الارض وإلا فالتحريق أولى بجيرمي عبارة البصري قال الشيخ عز الدين وطريقه أن يغسله
@faktabanser -  Menyayangkan banyak yg belum mengerti, ngga usah bawa alasan, ITU BENDERA HTI TITIK . Repost @minhajul_muslim1 #singaapelcokelat
BAKAR BENDERA TAUHID?  Hari ini beredar Video Banser membakar bendera bertuliskan kalimah Thayyibah: "لا اله الا الله محمد رسول الله"  Bersama ini kami berikan penjelasan:  Pertama, bahwa bendera tersebut adalah bendera HTI (Hizbut Tahrir Indonesia), sebuah Organisasi yang telah dibubarkan karena mengusung Khilafah di Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang telah disepakati para Ulama sebagai bentuk final negara ini. Oleh karena itu memusnahkan bendera tersebut -- yang dijadikan Syi'ar HTI -- adalah tindakan yang benar dan konstitusional demi menyelamatkan NKRI serta tidak dapat dikatakan  pembakaran kalimah Thayyibah. Demikian itulah barangkali yg ada di benak Anggota Banser.  Kedua, sebagai landasan, bahwa Khalifah Usman bin Affan RA membakar segala Mushaf yang tidak sesuai dg Al Qur'an hasil susunan Panitia Penyusunan Al Qur'an yang dibentuknya. Hal tersebut guna menghindari Ummat dari perselisihan. Ini mengisyaratkan bahwa bukanlah satu masalah membakar bendera bertuliskan kalimah Thayyibah jika diketahui bendera tersebut berpotensi memecah belah Ummat Islam dan merusak keutuhan NKRI.  Ketiga, Rasulullah SAW sendiri pernah menghancurkan sebuah Masjid yang dibangun guna memecah belah keutuhan Ummat Islam. Allah berfirman:  وَالَّذِيْنَ اتَّخَذُوْا مَسْجِدًا ضِرَارًا وَّكُفْرًا وَّتَفْرِيْقًۢا بَيْنَ  الْمُؤْمِنِيْنَ وَاِرْصَادًا لِّمَنْ حَارَبَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ مِنْ قَبْلُ ۗ  وَلَيَحْلِفُنَّ اِنْ اَرَدْنَاۤ اِلَّا الْحُسْنٰى ۗ  وَاللّٰهُ يَشْهَدُ اِنَّهُمْ  لَـكٰذِبُوْنَ. (التوبة:١٠٧)  Artinya: "Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada yang mendirikan masjid untuk menimbulkan bencana (pada orang-orang yang beriman), untuk kekafiran, dan untuk memecah belah di antara orang-orang yang beriman, serta
KALAU ANDA CERDAS, PASTI ANDA TIDAK AKAN TERHASUD OLEH OPINI SESAT HTI (Ormas Terlarang yang Mengancam Ideologi Negara)  Dalam kasus Pembakaran Simbol ormas terlarang di Indonesia (HTI) setidaknya HTI telah berhasil membodohi sebagian orang bahwa Simbol yang dibakar adalah Simbol Islam (Bendera Islam/Kalimat Tauhid) bukan simbol ormas tertentu.  Padahal FAKTANYA HT (Hizbut Tahrir) diseluruh Dunia menggunakan simbol yang sama, dan munculnya Bendera Hizbut Tahrir itu baru dikenalkan oleh Hizbut Tahrir sendiri pada tahun 2005, Penetapan Bendera Putih dan Bendera Hitam ini ada didalam buku Ajhizah Daulah Khilafah “Struktur Negara Khilafah” Pemerintahan dan Administrasi yang baru terbit tahun 2005, padahal organisasi Hizbut Tahrir sendiri sudah berdiri sejak tahun 1953. Buku ini terbit dalam periode Pemimpin Intenasional (Amir) Hizbut Tahrir yang sekarang: Atha’ Abu Ar-Rasythah. Amir yang ke-3.  Lalu bagaimana bisa mereka mengklaim bahwa Bendera itu adalah Bendera Ummat Islam ? Padahal keberadaan mereka ditolak oleh mayoritas Negara-Negara Islam.  Dan hanya di Indonesia meski Ormasnya telah dibubarkan, tapi mantan Eks HTI masih bebas berkeliaran menebarkan paham bughotnya dengan terus menerus menuduh NKRI adalah Negara Thogut, lucunya masih ada saja yang membelanya.  Sekarang kami mau tanya sama kalian yang menggiring opini bahwa Banser telah membakar Kalimat Tauhid.  Kalian tau kan ini Gambar bendera Negara mana ? Yap betul, ini adalah gambar Bendera Negara Arab Saudi.  Arab Saudi saat ini sedang asiknya memborbardir Yaman, membunuh anak-anak kecil yang tak berdosa di Yaman, lantas kemudian Warga Yaman membakar Bendera Arab Saudi ini sebagai bentuk Protes terhadap aksi serangan yang dilakukan oleh Arab Saudi.  Apakah kalian juga akan menganggap Warga Yaman telah membakar Kalimat Tauhid, memusuhi Islam, menghina Islam dan melukai perasaan Ummat Islam ?  Mari gunakan akal sehat, jangan terpancing oleh opini sesat yang sengaja dibangun oleh HTI untuk memecah belah
KALAU ANDA CERDAS, PASTI ANDA TIDAK AKAN TERHASUD OLEH OPINI SESAT HTI (Ormas Terlarang yang Mengancam Ideologi Negara)  Dalam kasus Pembakaran Simbol ormas terlarang di Indonesia (HTI) setidaknya HTI telah berhasil membodohi sebagian orang bahwa Simbol yang dibakar adalah Simbol Islam (Bendera Islam/Kalimat Tauhid) bukan simbol ormas tertentu.  Padahal FAKTANYA HT (Hizbut Tahrir) diseluruh Dunia menggunakan simbol yang sama, dan munculnya Bendera Hizbut Tahrir itu baru dikenalkan oleh Hizbut Tahrir sendiri pada tahun 2005, Penetapan Bendera Putih dan Bendera Hitam ini ada didalam buku Ajhizah Daulah Khilafah “Struktur Negara Khilafah” Pemerintahan dan Administrasi yang baru terbit tahun 2005, padahal organisasi Hizbut Tahrir sendiri sudah berdiri sejak tahun 1953. Buku ini terbit dalam periode Pemimpin Intenasional (Amir) Hizbut Tahrir yang sekarang: Atha’ Abu Ar-Rasythah. Amir yang ke-3.  Lalu bagaimana bisa mereka mengklaim bahwa Bendera itu adalah Bendera Ummat Islam ? Padahal keberadaan mereka ditolak oleh mayoritas Negara-Negara Islam.  Dan hanya di Indonesia meski Ormasnya telah dibubarkan, tapi mantan Eks HTI masih bebas berkeliaran menebarkan paham bughotnya dengan terus menerus menuduh NKRI adalah Negara Thogut, lucunya masih ada saja yang membelanya.  Sekarang kami mau tanya sama kalian yang menggiring opini bahwa Banser telah membakar Kalimat Tauhid.  Kalian tau kan ini Gambar bendera Negara mana ? Yap betul, ini adalah gambar Bendera Negara Arab Saudi.  Arab Saudi saat ini sedang asiknya memborbardir Yaman, membunuh anak-anak kecil yang tak berdosa di Yaman, lantas kemudian Warga Yaman membakar Bendera Arab Saudi ini sebagai bentuk Protes terhadap aksi serangan yang dilakukan oleh Arab Saudi.  Apakah kalian juga akan menganggap Warga Yaman telah membakar Kalimat Tauhid, memusuhi Islam, menghina Islam dan melukai perasaan Ummat Islam ?  Mari gunakan akal sehat, jangan terpancing oleh opini sesat yang sengaja dibangun oleh HTI untuk memecah belah
Geger, dunia per Sosmed'an ketika sodara kita membakar bendera HTI, akun fanspage NU Online menjadi sasaran, di bully habis-habisan. Ayo ! Kita yang paham, sadarkan mereka yang masih NU amatiran (labil) jadi korban, jangan biarkan NU berjuang sendiri. . . .  Mbah ya'i Hasyim Asy'ari dawuh, "Siapa yang mau ngurusin NU, Saya angap ia santriku, siapa yang jadi santriku Saya doaka  khusnul khotimah beserta anak cucunya." . . .  Alm. Ki Dalang Entus Susmono bilang "Ga cuma orang yang menimba ilmu di pesantren yang di sebut santri, tapi orang yang mau ngaji (ngikut pengajian), dan ngikutin apa kata kiyai. Dia juga disebut santri." Ayooo kita berjuang demi NU.  #ikhwanpati repost @ikhwan.pati
Pembakaran bendera HTI yang dilakukan sahabat BANSER sudah sesuai syariat Islam. . . و يكره (إحراق خشب نقش به) أي بالقرآن، نعم إن قصد به صيانة القرآن فلا كراهة وعليه يحمل تحريق عثمان رضي الله عنه المصاحف. وقد قال ابن عبد السلام من وجد ورقة  فيها البسملة ونحوها لايجعلها في شق ولا غيره لأنه قد تسقط فتوطأ وطريقه أن يغسلها بالماء أو يحرقها بالنار صيانة لاسم الله تعال عن تعرضه للامتهان . “Dimakruhkan membakar kayu yang terdapat ukiran Al-Qur’an di permukaannya. Akan tetapi, tidak dimakruhkan (membakar) bila tujuannya untuk menjaga Al-Qur’an. Atas dasar itu, pembakaran mushaf-mushaf yang dilakukan Utsman bin Affan dapat dipahami. Ibn Abdil Salam mengatakan, orang yang menemukan kertas bertulis basmalah dan lafal agung lainnya, janganlah langsung merobeknya hingga tercerai-berai karena khawatir diinjak orang. Namun cara yang benar adalah membasuhnya dengan air atau membakarnya dengan tujuan menjaga nama Allah dari penghinaan.” . . Yang ngaku ASWAJA jangan ikutan lebay ya macam antek² khilafah palsu perongrong NKRI...!!! . . @indonesiabertauhiid.id  @umat_mayoritas . . #khilafahpalsu  #hti #indonesiabertauhiid repost @indonesiabertauhiid #banser #nkrihargamati
• Berkenaan dengan dalil bahwa bendera Nabi bertuliskan kalimat tauhid, dikomentari oleh Imam Ibnu Hajar:  ﻭﺭﻭﻯ ﺃﺑﻮ ﻳﻌﻠﻰ ﻋﻦ ﺃﻧﺲ ﺭﻓﻌﻪ ﺃﻥ اﻟﻠﻪ ﺃﻛﺮﻡ ﺃﻣﺘﻲ ﺑﺎﻷﻟﻮﻳﺔ ﺇﺳﻨﺎﺩﻩ ﺿﻌﻴﻒ ﻭﻷﺑﻲ اﻟﺸﻴﺦ ﻣﻦ ﺣﺪﻳﺚ ﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ ﻛﺎﻥ ﻣﻜﺘﻮﺑﺎ ﻋﻠﻰ ﺭاﻳﺘﻪ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ اﻟﻠﻪ ﻣﺤﻤﺪ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﻭﺳﻨﺪﻩ ﻭاﻩ - فتح الباري ٦/١٢٧  Abu ya'la meriwayatkan dari Anas secara marfu' bahwa Allah memuliakan umatku dengan bendera. Sanadnya dlaif. Abu Syekh meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rayah Nabi bertuliskan La Ilaha Illa Allah Muhammad Rasulullah. Sanadnya sangat lemah (Fathul Bari, 6/127)  Kesimpulannya: Jika benar benar konsisten mengikuti Nabi, maka Liwa' atau Rayah ini hanya terdapat dalam perang. Nabi tidak pernah memerintahkan sebuah negara memakai bendera tertentu. . Repost @ulilyaqut #singaapelcokelat #liwa #arrayah #bendera #perang #negara #merahputih #aswaja #nkrihargamati
SANTRI* adalah murid Kiai yang dididik dengan kasih sayang untuk menjadi MUKMIN YANG KUAT (yang tidak goyah imannya oleh pergaulan, kepentingan, dan adanya perbedaan); YANG MENCINTAI TANAH AIRNYA (tempat dia dilahirkan, menghirup udaranya, dan bersujud di atasnya) dan MENGHARGAI TRADISI-BUDAYA-nya; YANG MENGHORMATI GURU DAN ORANGTUA hingga tiada;  YANG MENYAYANGI sesama hamba Allah; YANG MENCINTAI ILMU dan TIDAK PERNAH BERHENTI BELAJAR (minal mahdi ilãl lahdi); YANG MENGANGGAP AGAMA SEBAGAI ANUGERAH dan sebagai WASILAH mendapat ridha Tuhannya.  SANTRI IALAH HAMBA YANG BERSYUKUR. *Huruf kapital dimaksudkan sebagai gantinya huruf tebal. . Repost Gus yai @s.kakung sehat terus yai.. 💚💚💚 . #harisantrinasional
Bersyukurlah lek pernah dadi santri ☺️ . Bersama Santri Damailah Negeri 💚💚💚 . #harisantrinasional #harisantri2018 #harisantri
Selamat menikmati hari ini Semoga hari kalian penuh dengan keberkahan dan bergelimpang banyak kebaikan. Sebelum mengawali hari jangan lupa berdoa dan mintalah perlindungan kepada Allah SWT. Tenangkan fikiran kalian agar energi positif hadir dan menemani langkah gerak kalian. Sering sekali kita merasa tidak mampu dan menganggap bahwa diri tidak bisa melakukan hal hal baru dalam hidup, alasanya adalah takut melakukan kesalahan. Tanpa sadar ke engganan mecoba hal baru karna alasan takut salah, merupakan perbuatan salah yang dilakukan tanpa sadar. Kita tidak pernah tau salah dan benar tanpa mencoba, apalagi seperti urusan belajar. Karena sesungguhnya ada pelajaran dalam setiap kesalahan, tapi bukan berarti kita di dorong untuk melakukan kesalahan, karna kesalahan di sini adalah bagian dari proses belajar manusia menuju Kebenaran.  #hikmahalanu
Alangkah Indahnya Hidup Ini Andai Dapat Ku Tatap Wajahmu💚💚💚 . . #pecintahabibnabiel  #majelisrasulullahsaw repost @pecinta_habibnabiel_almusawa #singaapelcokelat
Inilah Majelis yang harus dilestarikan. . . Indonesia butuh lebih banyak Majelis Majelis semacam ini. . . Bendera Indonesia dikibarkan di tempat tertinggi. Bukan untuk disembah, tapi inilah penghormatan kepada jasa para Pahlawan yang darahnya murah demi tegaknya kemerdekaan. . . Di majelis ini jauh caci maki dan sumpah serapah. Kelembutan dan kasih sayang berkumpul disini, bukan celaan apalagi hinaan. . . #khalidbasalamah #ahlussunnah #manhajsalaf #salafiyyah #ahlussunnahwaljamaah #wahabi #kajiansunnah #sunni #syiah #dakwahsunnah #tauhid #ustadkhalidbasalamah #kajiansalaf #yufidtv #dakwahtauhid #kajian  #salafi #rodjatv  #jadwalkajian #bidah #kajianbandung  #salafiyyun #ustadzsunnah #mazhab Repost @kebumenbertauhid #singaapelcokelat
kau takaan mampu membuat semua orang  senang, karenanya perbaiki saja hubunganmu dengan Allah.  #alanuquote #alanu @ala_nu #singaapelcokelat

Loading